WINDOWS VISTA


1 INSTALASI VISTA-AERO

Untuk mendapatkan tampilan tersebut, hal pertama yang akan kita lakukan adalah menginstalasi dua add-ons Firefox. Add-on pertama yang akan kita instalasi adalah theme bernama Vista-aero. Jalankan Firefox dan kemudian buka link berikut: https://addons.mozilla.org/en-US/fi refox/addon/4988. Setelah instalasi, pada menu Tools, klik Add-ons. Klik tab Themes, klik Vista-aero, dan kemudian klik Use Theme. Tutup dan jalankan lagi Firefox untuk menggunakan theme yang baru.

2 INSTALASI PERSONAL MENU

Selanjutnya instalasi Personal Menu (https://addons. mozilla.org/en-US/firefox/addon/3895) supaya kita bisa menyembunyikan menu pada Menus Toolbar (bahkan keseluruhan Menus Toolbar), dan mendesain menu sendiri dengan hanya beberapa setting. Setelah instalasi, klik Restart Firefox. Hal pertama yang akan Anda lihat adalah menu telah berpindah. Posisinya sekarang sama dengan lokasi menu bar pada IE (pada waktu Anda menekan tombol [Alt]). Perlu Anda catat bahwa tombol shortcut masih tetap bekerja seperti biasa (Ctrl+S, Ctrl+T, Ctrl+O, dan seterusnya).

3 SEMBUNYIKAN MENUS TOOLBAR

Untuk menyembunyikan Menus Toolbar (dengan Personal Menu), klik kanan di sembarang tempat pada Navigation Bar (tombol Home merupakan pilihan yang cocok). Anda akan melihat item baru pada menu bernama “Menus Toolbar”. Ini akan memungkinkan Anda untuk menyembunyikan menu. Jika semua menu, Menu Bar atau Menus Toolbar tersembunyi, Anda bisa menampilkannya kembali dengan menggunakan Hotkey: Ctrl+Alt+Shift+S.

4 ATUR TAMPILAN MENU

Pada waktu mengklik kanan, Anda juga akan melihat item baru bernama Menus, Edit This Menu. Jika Anda memilihnya, Anda akan melihat kotak dialog seperti tampak pada gambar, dari situ Anda bisa mengatur menu yang ditampilkan pada waktu melakukan klik kanan yang sama. Anda bisa langsung ke menu jika mau (atau Anda bisa menggunakan tombol shortcut). Di sini kita hanya menggunakan tombol shortcut untuk menampilkan menu, dan tidak mengutak-atik semua hal yang lain.

5 ATUR PERSONAL MENU

Jika Anda perhatikan, setelah menginstalasi Personal Menu, di situ terdapat tiga item tambahan pada bagian kanan Navigation Toolbar, yaitu Bookmarks, History, dan Menu. Untuk mengatur Personal Menu, klik Menu, dan kemudian klik Edit This Menu. Pada kotak dialog Personal Menu Options, tentukan item yang ingin ditampilkan pada tombol Menu tersebut dan/atau hal lainnya yang berhubungan dengan Personal Menu.

6 SEMBUNYIKAN ITEM LAIN

Supaya lebih mirip dengan IE7, sembunyikan Bookmarks Toolbar, item Home, Bookmarks, History, dan jika perlu item Menu pada Navigation Bar. Klik kanan di sembarang tempat pada Navigation Bar, dan kemudian hilangkan tanda centang ([1]) pada Bookmarks Toolbar. Klik kanan lagi di sembarang tempat pada Navigation Bar, dan kali ini pilih Customize. Seret item pada Navigation Bar ke jendela Customize Toolbar.

MYFIREFOX

Berikut adalah screenshot Firefox dan Internet Explorer 7 yang dijalankan pada Windows Vista. Seperti yang Anda lihat tampilan Firefox sekarang sudah mirip dengan IE7. Satu lagi theme yang bisa coba Anda gunakan untuk membuat tampilan Firefox seperti IE7 adalah myFireFox (https://addons.mozilla.org/en-US/fi refox/addon/4129)

YANG AKAN kita lakukan di sini mulai dari mengatur layar logon, window manager, font dan icon, serta Aero. Beberapa di antaranya mengharuskan Anda mempunyai hak akses Administrator dan mengedit Registry, jadi pastikan Anda mempunyai hak akses yang dibutuhkan dan back-up Registry jika perlu.

Mengatur Layar Logon

Bagi Anda yang mencari cara untuk mengatur sentuhan interface Windows Vista, tidak ada yang lebih mengganggu selain layar logon default setiap kali Anda menyalakan komputer, atau mengunci workstation. Untungnya, orang-orang di Stardock telah membuat utiliti free untuk mengganti layar logon dengan wallpaper yang Anda inginkan.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah men-download dan menginstalasi utiliti tersebut, dan mengklik tombol Apply untuk langsung melihat perubahannya. (Komputer Anda akan dikunci, sehingga Anda harus menggunakan password Anda untuk membukanya).

Utiliti ini mudah digunakan. Klik saja entri pada daftar, dan gunakan tombol Apply untuk memilihnya. Tombol Download akan membawa Anda ke direktori layar logon pada WinCustomize. Anda juga bisa mengklik tombol Create dan memilih gambar yang diinginkan. Sebagai contoh, jika Anda ingin layar logon sama dengan wallpaper desktop, pilih saja wallpaper tersebut dengan tombol Browser. Anda bisa menyimpan wallpaper sebagai layar logon dan berbagi dengan yang lainnya di WinCustomize.

Meng-enable Layar Boot Tersembunyi

Layar boot Windows Vista tidak berarti apa-apa, tapi Microsoft memutuskan untuk menyembunyikan layar boot yang lebih menarik, yang bernama “Aurora”. Jika ingin layar boot yang lebih baik, Anda bisa melihat cara pembuatan logo boot di bagian berikutnya.

Yang perlu Anda lakukan adalah mengetik msconfig pada boks Search menu Start, dan kemudian tekan Enter. Klik tab Boot, dan kemudian beri tanda centang No GUI Boot. Tekan OK dan reboot komputer. Anda akan segera melihat layar boot baru.

Membuat Logo Boot

Jika Anda merupakan modifi kator desktop, salah satu hal pertama yang ingin diketahui adalah bagaimana mengubah logo boot. Ada utiliti kecil yang bisa Anda gunakan untuk membuat logo boot. Pertama yang perlu Anda lakukan adalah men-down-load utiliti Vista Boot Logo Generator, yang akan kita gunakan untuk membuat gambar logo yang diinginkan.

Setelah diinstalasi, pastikan Anda menjalankan aplikasi sebagai Administrator. Kita harus memilih file logo yang sesuai. Jika Anda penggemar Linux misalnya, pilih gambar Tux. Pilih dua versi gambar, satu 800×600 dengan warna 24-bit, dan satu lagi 1024×768 dengan kedalaman warna yang sama. Kedua file harus dalam format Bitmap (BMP). Simpan file di suatu tempat, karena kita belum bisa meng-copy langsung ke direktori yang bersangkutan, sebelum mengambil ownership file.

Untuk mengambil ownership file, Anda harus membuka command prompt Administrator (ketik cmd pada boks Search menu Start, dan tekan Ctrl+Shift+Enter), dan kemudian jalankan perintah berikut: takeown /f C:\Windows\System32\en-US\winload.exe.mui. Sekarang jalankan perintah berikut (ganti gunung dengan username Anda): cacls C:\Windows\System32\en-US\winload.exe.mui /G gunung:F. Copy file yang Anda buat ke dalam direktori C:\Windows\system32\en-US\ directory. Pastikan Anda mengganti file eksisting. Beri tanda centang ([1]) No GUI Boot, dan reboot komputer untuk mengetesnya.

Memperbesar Ukuran Taskbar Preview

Vista ThumbnailSizer memungkinkan Anda untuk memperbesar ukuran taskbar preview ke ukuran yang Anda inginkan. Anda bahkan bisa memberi animasi. Yang menarik adalah Vista ThumbnailSizer meggunakan engine yang ada di dalam Vista, jadi jika Anda memutar video, video tersebut tetap berjalan pada thumbnail. Yang perlu Anda lakukan adalah download, unzip, jalankan aplikasi, set ukuran yang Anda inginkan, dan dampaknya segera terlihat. Utiliti ini banyak menyentuh bagian internal explorer.exe, jadi tanggung sendiri risikonya.

Ada beberapa persyaratan supaya software ini bekerja. Software harus dijalankan dengan privilege yang sama dengan explorer.exe, dan Aero harus dijalankan. Taskbar preview hanya bekerja jika Aero di-enable, jadi mereka sama sekali tidak bekerja pada Windows Vista Basic.

Supaya efek ini terjadi setiap kali Anda restart komputer, copy utiliti ke dalam suatu folder, dan kemudian buat shortcut ke menu startup (dengan switch –hide). Untuk masuk ke folder Startup dengan cepat, buka Windows Explorer dan copy alamat berikut ke Address bar: %APPDATA%\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup. Buat shortcut, dan kemudian buka properties-nya. Tambahkan –hide ke bagian akhir Target line.

Kloning Expose Mac OS X

Expose merupakan aplikasi pada Mac OS X yang menghamparkan semua jendela yang terbuka, sehingga Anda bisa dengan cepat memilih di antara mereka. Sekarang ada aplikasi kloning Expose untuk Vista yang bernama MyExpose. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga open source, sehingga Anda bisa mengembangkannya jika mau.

Untuk menginstalasi aplikasi ini, Anda harus menjalankan setup dan juga Visual C++ redistributable (jika sudah ada Visual Studio, ini tidak perlu). Setelah diinstalasi, tekan tombol F9, dan Anda akan langsung melihat tile view. Jika Anda sedang memutar video, ia akan tetap dijalankan dalam tile view. Jika Anda pindahkah mouse ke sudut kiri atas layar, ia otomatis akan menghamparkan semua jendela. Anda bisa mengonfigurasi hotspot atau hotkey melalui tray icon. Ada satu fitur yang tidak dimiliki MyExpose dari versi Mac adalah ia hanya menghamparkan jendela suatu aplikasi yang terbuka.

Ada lagi kloning Expose bernama Switcher. Anda mungkin tidak asing lagi dengannya karena sudah cukup lama beredar. Anda bisa pindah dari Tile View (default) ke Dock View, yang menampilkan jendela aktif lebih besar. Layar pengaturan standar menyediakan opsi yang umum digunakan, tapi Anda bisa membuka layar pengaturan Advanced untuk mengubah apa pun yang Anda inginkan. Tombol shortcut default adalah Windows+Tab, tapi Anda bisa mengubahnya jika ingin menggunakan tombol lain.

Memperhalus Font

Jika Anda baru saja membeli komputer yang sudah terinstalasi Windows Vista dan font Anda terlihat jelek, terutama pada waktu browsing Internet, itu bisa karena pabrikan mematikan setting penghalusan font. Untuk memastikan ClearType di-enable, Anda harus membuka kotak dialog Appearance Setting yang biasa. Klik kanan dekstop dan pilih Personalize. Selanjutnya, klik Window Color and Appearance. Jika Aero di-enable, Anda harus mengklik Open classic appearance properties for more color options. Klik Effects dan pastikan ClearType di-enable.

Tune up ClearType

Banyak orang yang tidak menyukai ClearType pada Windows Vista, dan mencari cara untuk mengubah setting-nya menjadi lebih baik. Anda mempunyai dua pilihan: (i) Anda bisa mendisable atau enable ClearType (jika Anda masih menggunakan monitor CRT, sebaiknya jangan gunakan ClearType). (ii) Instalasi ClearType Tuner PowerToy untuk XP (yang bisa digunakan di Vista, meskipun tidak disebut demikian).

Setelah men-download program setup dan menjalankan instalasi, Anda akan mendapatkan pesan error yang bisa diabaikan. Jika sangat khawatir, Anda bisa membuat restore point. Setelah instalasi selesai, ia segera menjalankan wizard. Jika tidak, atau Anda ingin membuka lagi wizard ClearType Tuning, buka Control Panel, dan klik Appearance and Personalization. Anda akan melihat ClearType Tuning di situ.

Anda bisa menggunakan wizard atau Anda bisa mengklik tab Advanced untuk langsung mengubah setting. Default-nya adalah 1,2 tapi Anda mungkin ingin lebih terang atau lebih gelap. Setelah selesai melakukan tuning, Anda harus menutup dan membuka lagi setiap jendela yang terbuka supaya perubahan yang baru berlaku.

Disable Panah Icon Shortcut

Icon shortcut pada Windows Vista mempunyai panah besar di depannya. Jika Anda khawatir dengan tampilan desktop, Anda mungkin tidak ingin melihat panah tersebut. Anda bisa men-download utiliti kecil free bernama Vista Shortcut Overlay Remover yang akan mempermudah Anda untuk menghilangkan panah shortcut tanpa harus mengubah registry.

Menyembunyikan Teks Icon Desktop

Beberapa icon sudah cukup jelas sehingga tidak ada orang yang perlu teks di bawahnya untuk mengetahui untuk apa icon tersebut. Salah satu contoh adalah icon Internet Explorer. Kita semua sudah tahu sehingga adanya teks hanya membuatnya jelek.

Klik kanan shortcut dan pilih Rename. Sekarang tahan tombol Alt dan ketik 255 pada keypad di sebelah kanan keyboard. Anda tidak bisa mengunakan tombol nomor di bagian atas keyboard, mereka tidak akan bekerja. Jika Anda punya laptop, nyalakan numlock dan kemudian gunakan angka kecil pada tombol huruf biasa. Untuk shortcut pertama pada desktop, tombol Alt+255 sudah cukup. Untuk shortcut selanjutnya, Anda harus memasuk-kan tombol kombinasi dua kali (Alt+255, Alt+255). Untuk yang ketiga, 3 kali…dan seterusnya.

Karakter Alt+255 adalah kosong, jadi nama shortcut sebenarnya diganti dengan karakter kosong. Karena Anda tidak bisa mempunyai dua shortcut dengan nama yang sama, shortcut kedua diberi nama dengan dua karakter kosong. Sekarang tampilan icon desktop terlihat lebih menarik, tanpa teks di bawahnya. Sebenarnya cara ini bisa dilakukan di semua versi Windows, tapi lebih cocok di Windows Vista karena mempunyai icon yang indah.

Mengurangi Border Jendela

Windows Vista secara default mempunyai border yang besar, mungkin untuk menunjukkan transparansi. Jika lebih menyukai border yang lebih kecil, Anda bisa mengubahnya. Klik kanan desktop dan pilih Personalize. Selanjutnya klik Window Color and Appearance. Jika Aero di-enable, Anda harus mengklik Open classic appearance properties for more color options. Klik Advanced, dan kemudian ubah Border Padding. Default-nya diset ke 4. Anda bisa mengubahnya ke nol.

Menjalankan Gerak Lambat

Ini tidak begitu berguna, tapi Anda bisa memamerkannya kepada teman. Anda bisa melakukan animasi gerak lambat yang hanya berjalan jika Anda menahan tombol Shift ketika mengecilkan/restore/menutup/membuka jendela. Ini hanya bekerja jika Anda menjalankan Windows Aero. Buat DWORD Value bernama Animations dan AnimationsShiftKey ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\DWM dan beri nilai 1.

Reboot untuk melihat efeknya atau Anda bisa membuka command prompt Administrator dengan mengetik cmd ke boks Search menu Start, dan kemudian tekan tombol Ctrl+Shift+Enter. Restart Desktop Window Manager dengan dua perintah berikut: net stop uxsms, lalu net start uxsms. Sekarang Anda bisa melihat animasi gerak lambat pada waktu menahan tombol Shift ketika mengecilkan atau restore jendela.

Disable Aero

Interface Aero Windows Vista hanya akan bekerja jika Anda punya video card performa tinggi. Bagi yang demikian memilikinya, Anda bisa men-disable Aero. Atau Anda mungkin juga mempunyai alasan performa sehingga harus men-disable Aero. Untuk melakukannya, klik kanan desktop dan pilih Personalize. Selanjutnya, klik Window Color and Appearance. Klik Open classic appearance properties for more color options. Anda bisa men-disable keseluruhan Aero dengan memilih pola warna Windows Vista Basic.

Disable Flip3D

Flip3D merupakan fitur paling tidak berguna di Windows Vista. Lebih lambat dari Alt+Tab dan betul-betul tidak berguna dari sisi mana pun. Anda lebih baik menggunakan kloning Expose (MyExpose, Switcher, dan sebagainya) atau Anda bisa men-disable fitur ini. Buat DWORD Value bernama DisallowFlip3d ke HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\Windows\DWM dan beri nilai 1.

Selanjutnya, buka command prompt Administrator dengan mengetik cmd ke boks Search menu Start, dan kemudian tekan tombol Ctrl+Shift+Enter. Jalankan perintah berikut untuk merestart Desktop Window Manager: net stop uxsms, lalu net start uxsms. Untuk meng-enable lagi Flip3D, ekstrak file zip ke hard disk dan kemudian klik ganda EnableFlip3D.reg untuk memasukkan informasinya ke dalam Registry, dan kemudian restart Desktop Window Manager.

Melihat Benchmark 3D Tersembunyi

Windows Vista mempunyai utiliti yang digunakan untuk mengukur sistem Anda yang bernama System Assessment Tool. Yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah Anda bisa menjalankannya dari command line dan melihat benchmark 3D yang menarik. Anda bisa menggunakan command prompt biasa, tapi akan lebih baik jika menggunakan command prompt Administrator. Aero akan di-disable sementara sebelum tes dijalankan, tapi jangan khawatir, ia akan di-enable kembali nanti.

Coba beberapa perintah berikut untuk melihatnya pada komputer Anda: (i) winsat aurora. (ii) winsat d3d -texshader -totalobj 15. (iii) winsat d3d -objs C(20) -texshader -totalobj 50. (iv) winsat d3d -objs C(20) -texshader -totalobj 50. (v) winsat d3d -totalobj 20 -objs C(20) -totaltex 10 -texpobj C(1) -alushader -noalpha -v -time 10. (vi) winsat d3d -totalobj 20 -objs C(20) -totaltex 10 -texpobj C(10) -alushader -v -time 10. Anda bisa mengatur perintah jika ingin mendapatkan kombinasi lain.

1. BUKA TOOL

Untuk mengakses Advanced User Accounts yang tersembunyi pada Control Panel, klik tombol Start, ketik “Control Userpasswords2” pada boks Start Search, dan kemudian tekan [Enter]. Setelah melakukannya, Anda akan melihat kotak dialog UAC dan tekan OK sebagai respon. Tidak lama kemudian, Anda akan melihat Advanced User Accounts. Seperti yang Anda lihat, kotak dialog hanya berjudul User Accounts.

2. PILIH NAMA USER

Untuk mengonfigurasi otomatis logon, pilih nama user pada daftar Users for this computer, jika belum dipilih. Selanjutnya hilangkan tanda centang ([1]) pada Users must enter a user name and password to use this computer. Setelah melakukannya, Advanced User Accounts akan tampak seperti pada gambar. Untuk melanjutkan, klik OK. Sebagai langkah terakhir untuk otomatis logon, Anda akan melihat kotak dialog Automatically Log On.

3. MATIKAN PASSWORD

Seperti tampak pada gambar di atas, Anda harus mengetik password di boks Password dan Confi rm Password. Untuk menyelesaikan proses, klik OK. Untuk mengetes otomatis logon, restart komputer. Setelah melakukannya, Windows Vista akan otomatis logon dengan nama user yang Anda pilih pada langkah sebelumnya. Namun, perlu diingat bahwa melakukan otomatis logon membuat sistem Anda terbuka lebar bagi semua orang yang bisa mengakses komputer Anda. Untungnya, Anda masih bisa tetap melindungi Vista dengan password.

4. BUAT SHORTCUT KUNCI (1)

Anda bisa mengunci sistem dengan mengklik tombol Start, dan mengklik icon Lock di bagian bawah panel kanan menu Start. Anda juga bisa mengunci sistem dengan menekan [Windows]+L. Pada waktu sistem terkunci, satu-satunya cara untuk masuk lagi adalah dengan mengetik password. Namun, Anda bisa juga mengunci sistem dengan mengetik serangkaian perintah pada command line. Untuk mempermu-dah di sini kita buat shortcut. Pertama, klik kanan pada desktop dan kemudian pilih New, Shortcut untuk menjalankan Create Shortcut wizard.

5. BUAT SHORTCUT KUNCI (2)

Selanjutnya, ketik perintah berikut: rundll32.exe user32. dll, LockWorkStation ke dalam boks Type the location of the item, seperti yang tampak pada gambar. Perhatikan huruf besar pada LockWorkStation pada waktu Anda mengetik perintah—jika hurufnya tidak cocok, shortcut tidak akan berfungsi. Klik Next dan ketik “Lock It Down” pada boks Type a name for this shortcut. Selanjutnya, klik Finish. Untuk memastikan apakah bekerja dengan baik, klik ganda shortcut. Setelah memastikan shortcut bekerja dengan baik, Anda bisa memasukkannya ke folder Startup.

6. MASUKKAN KE STARTUP

Seret dari desktop dan arahkan ke tombol Start. Pada waktu menu Start terbuka, arahkan ke All Programs dan kemudian arahkan ke folder Startup sampai terbuka. Akhirnya, jatuhkan shortcut ke dalam folder Startup. Sekarang pada waktu Anda menyalakan atau me-reboot sistem, Windows Vista akan otomatis logon dengan account Anda dan kemudian segera menampilkan layar Welcome yang menandakan bahwa system dalam keadaan terkunci. Namun, semua program startup Anda yang lain tetap dijalankan secara background.

OTOMATIS LOGON

Melakukan otomatis logon pada dasarnya hanyalah memilih nama Anda pada kotak dialog User Accounts dan menghilangkan tanda centang ([1]) pada Users must enter a user name and password to use this computer. Namun, ini hanya bisa dilakukan pada setting “home”, di mana hanya Anda satu-satunya orang yang menggunakan komputer Anda. Cara yang kita lakukan tidak bisa dilakukan pada komputer Windows Vista yang terhubung ke domain. Perlu diingat bahwa melakukan otomatis logon memang bukan merupakan tindakan yang bijaksana. Meskipun itu membuat Anda nyaman, komputer Anda sudah pasti bisa diakses oleh orang lain yang kebetulan menyalakannya. Untungnya, Anda masih bisa otomatis logon ke Windows Vista dan tetap melindungi sistem dengan password. Dengan cara ini, Anda bisa menyalakan kom-puter dan mengambil secangkir kopi. Pada waktu Anda kembali, sistem telah logon, menjalankan semua program startup, dan siap Anda gunakan untuk bekerja. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengetik password.

Para pengguna sistem operasi Windows tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah “Blue Screen of Darkness” atau “BSOD”. BSOD ini adalah suatu kesalahan yang terjadi pada sistem Windows berkaitan dengan kesalahan sistem. Namun, baru-baru ini sebuah istilah baru diperkenalkan oleh Windows sendiri yaitu “Black Screen of Darkness”.

“Black Screen of Darkness” ini bukan suatu kesalahan sistem Windows melainkan suatu feature di Vista yang dinamakan dengan “Reduced Functionality”. Feature ini ditujukan khusus bagi pengguna Windows Vista bajakan. Feature ini akan menonaktifkan semua copy bajakan dari Windows Vista sehingga penggunanya akan mengalami keadaan ini:

  • Layar hitam setelah satu jam melakukan browsing internet.
  • Hilangnya Start Menu dan Taskbar
  • Hilangnya Desktop


Selain itu, pengguna Vista bajakan juga akan kehilangan akses untuk feature-feature penting dan juga keterbatasan update sehingga sistemnya akan rentan terhadap virus, malware, dan spyware.

Feature ini merupakan salah satu upaya keras Microsoft untuk memerangi pembajakan terhadap perangkat lunaknya. Menurut promosi yang dilakukan oleh Microsoft, jika Vista tidak diaktivasi dengan produk key yang asli, maka pengguna akan mendapatkan pengurangan fungsi pada sistem Vista miliknya. Pembatasan pada produk key yang palsu merupakan suatu proses yang berkelanjutan. Untuk membantu melindungi hak-hak konsumen yang membeli Windows Vista asli dan juga untuk melawan pembajakan, Microsoft akan terus mem-blok product key yang disinyalir illegal.

WINDOWS VISTA merupakan operating system fleksibel yang menyalakan/mematikan fitur berdasarkan performa hardware untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Oleh karena itu, Vista didesain untuk memanfaatkan semaksimal mungkin perangka high-end terbaru, tapi tetap bisa berjalan dengan baik pada hardware yang kurang mampu. Karena performa itu penting dalam menjalankan pekerjaan dan aplikasi sekarang ini, Windows Vista menyertakan fitur baru bernama Windows Experience Index (sebelumnya bernama Windows System Performance Rating atau WinSPR) untuk membantu Anda mengetahui bagaimana performa Windows Vista dan software lain pada komputer Anda.

Komputer Anda diberi nilai yang disebut “base score” yang didapat dengan mengukur kemampuan konfigurasi hardware komputer Anda. Base score ini akan membantu Anda supaya lebih yakin dalam membeli hardware dan software tambahan yang sesuai dengan base score komputer Anda.

Sebagai contoh, jika komputer Anda mempunyai base score 3,3 maka Anda tanpa ragu-ragu lagi bisa langsung membel sembarang software (yang didesain untuk edisi Windows Vista yang Anda gunakan) yang hanya butuh komputer dengan base score 3,0 atau lebih rendah.

Windows Experience Index mempunyai skala mulai dari 1,0 sampai 5,9. Base score yang lebih tinggi menunjukkan bahwa komputer akan mempunyai performa yang lebih baik dan lebih cepat dari komputer dengan base score yang lebih rendah terutama pada waktu melakukan pekerjaan yang rumit dan butuh banyak resource.

Skala ini berguna pada waktu membandingkan komponen hardware dan pada waktu membandingkan keseluruhan PC. Skala dengan nilai skor penuh menunjukkan kemampuan tambahan yang signifikan, sementara skor desimal yang lebih baik menunjukkan adanya peningkatan kemampuan. Angka integer base score merupakan level Windows Experience Index. Sebagai contoh, PC dengan Windows Experience base score 5,3 dianggap sebagai PC level 5.

Untuk melihat base score komputer Anda, buka Performance Information and Tools dengan mengklik tombol Start, Control Panel, System and Maintenance, Performance Information and Tools. Jika Anda tidak melihat subscore dan base score, klik Score this computer. Jika Anda menginstalasi hardware baru dan ingin melihat apakah skor Anda berubah, klik Update my score. Untuk melihat rincian lain mengenai hardware komputer Anda, klik View and print details.

Menghitung Base Score

Skor Windows Experience Index sering kali disebut base score selalu berupa angka desimal yang lebih besar dari nol. Sebagai contoh, base score berupa angka seperti 2,1 atau 3,1. Karena performa sistem terhambat oleh komponennya yang paling lambat, maka base score final sistem adalah nilai terendah dari kelima subscore. Pada gambar, base score WEI adalah 3,1 dan itu dikarenakan skor gaming graphics 3,1.

Model penghitungan base score mempunyai toleransi terhadap satu subscore yang di bawah ambang batas sebesar 0,1. Sebagai contoh, misalkan skor graphics 4,0 dan skor gaming graphics 3,9. Ini berarti skor gaming graphics menjadi satu-satunya item yang membuat base score di bawah level 4. Penghi- tungan base score akan mengatasi hal ini dengan membulatkan satu nilai yang di bawah level berikutnya sebesar 0,1.

Menghitung Subscore

Selain base score, Microsoft memungkinkan user untuk melihat score setiap subsistem juga. Microsoft mengklaim “Jika base score tidak mencukupi untuk penggunaan Windows Vista atau program, Anda bisa menggunakan subscore untuk membantu Anda mengidentifikasi komponen yang perlu di-upgrade”. Secara teori, ini membantu user untuk menentukan komponen mana yang perlu di-upgrade jika sistem mereka kekurangan tenaga untuk menjalankan aplikasi baru.

Setiap subscore pada indeks dibuat untuk mengukur performa bagian penting dari hardware. Skor dikalkulasi dengan mengukur satu atau beberapa bagian yang berhubungan dengan performa, dan kemudian nilainya dikonversi ke dalam skor antara 1,0 sampai 5,9.

Skor processor dibuat untuk mengukur performa processor dalam menangani aktivitas penggunaan Windows. Item yang dinilai adalah kompresi dan dekompresi dengan menggunakan algoritma kompresi LZW; kompresi dan dekompresi dengan menggunakan algoritma kompresi Windows Vista yang digunakan untuk hibernasi, ReadyBoost dan fitur lain; enkripsi dan dekripsi; komputasi, dan encoding video. Hasilnya dirata-rata untuk mendapatkan subscore processor akhir.

Skor memory mengukur bandwidth perpindahan data ke dan dari memory dalam megabytes per detik. Semakin besar bandwidth, semakin baik memory. Tidak mempunyai memory yang cukup merupakan faktor penghambat performa. Hasilnya, jumlah memory pada sistem mempengaruhi nilai skor. Jumlah memory system didapat dengan mengurangi memory keseluruhan sistem dengan memori yang digunakan untuk video card (jika ada).

Jumlah memory kurang dari 256 MB, mempunyai skor paling tinggi 1,0. Jumlah memory kurang dari 500 MB, mempunyai skor paling tinggi 2,0. Jumlah memory 512 MB atau kurang, mempunyai skor paling tinggi 2,9. Jumlah memory kurang dari 704 MB mempunyai skor paling tinggi 3,5. Jumlah memory kurang dari 960 MB, mempunyai skor paling tinggi 3,9. Jumlah memory kurang dari 1,5 GB, mempunyai skor paling tinggi 4,5.

Skor graphics dimaksud untuk melihat bagaimana system akan menjalankan Aero (struktur desktop) dan memutar video Windows Media. Skor graphics mengukur bandwidth memory video (dalam megabytes per detik) dan mengonversinya ke skor antara 1,0 dan 5,9.

Jika hardware grafis tidak mendukung DirectX 9 (DX9), maka sistem akan mendapatkan skor graphic 1,0 apapun jenis drivernya. Jika sistem mendukung DX9, tapi tidak mempunyai driver WDDM (Windows Vista Display Driver Model), maka sistem akan mendapatkan skor graphic 1,9 paling tinggi.

Skor gaming graphics mengukur banyaknya frame per detik yang bisa ditangani video card untuk berbagai tekstur. Jika video card tidak mendukung D3D, maka sistem akan mendapatkan skor gaming 1,0. Jika video card mendukung D3D, DX9, dan mempunyai driver WDDM maka sistem akan mendapatkan skor 2,0 paling rendah. Jika video card tidak mendukung Pixel Shader 3.0, maka skor paling tinggi adalah 4,9.

Skor primary harddisk mengukur bandwidth harddisk (dalam megabytes per detik). Semua harddisk modern akan mempunyai skor paling sedikit 2,0.

Pada boks “Level Subscore”, Anda bisa melihat skor sub sistem yang direkomendasikan untuk produktivitas kerja, gaming, dan aplikasi grafis dan Media Center.

WEI pada Waktu Membeli PC Baru

Pada waktu membeli PC baru, user biasanya dihadapi dengan dilema PC mana yang harus dipilih. Nilai suatu PC merupakan sesuatu yang multidimensi. Nilainya terdiri dari banyak aspek termasuk performa, desain, kebisingan, ukuran, berat, konsumsi listrik, konektor, kapasitas harddisk dan memory, peripheral (DVD burner, dan sebagainya), networking, software, dan lainnya.

Aspek yang paling sulit adalah bagaimana performa PC pada waktu menjalankan Windows dan software lain dan penggunaan yang Anda harapkan. Satu-satunya cara untuk melakukan itu sekarang ini adalah dengan melihat sederetan istilah teknis asing dan mengira-ngira kombinasi yang bagaimana yang bisa menjalankan Windows. Ini sangat sulit untuk dilakukan, bahkan untuk user yang paling pengalaman sekalipun.

Di sinilah Windows Experience Index berperan. Ia bisa membantu Anda pada waktu membeli PC baru. Pertama, tentukan base score PC yang Anda inginkan. Ini bisa dilakukan dengan melihat boks “Level Base Score”. Kedua, cari PC dengan base score tersebut atau lebih tinggi. Sebagai contoh, jika Anda butuh PC dengan base score 3,0, cari PC level 3 ke atas. Untuk memutuskan PC mana yang dibeli, lihat semua rincian tambahan setiap PC dan pilih paket mana yang sesuai untuk Anda. Untuk membandingkan penggunaan dari dua PC berbeda, Anda bisa mengecek base score WEI mereka beserta subscore untuk kelima area.

WEI pada Waktu Meng-upgrade PC

Windows Experience Index sangat berguna pada waktu meng-upgrade PC. Untuk mengilustrasikan bagaimana WEI bisa digunakan pada waktu meng-upgrade kita lihat contoh berikut. Misalkan Anda baru-baru saja membeli kamera digital dan sekarang menggunakan PC dengan banyak program yang dijalankan secara bersamaan. Karena beban yang dijalankan PC, Anda merasa PC kurang responsif dari yang biasanya. Anda kemudian masuk ke Performance Information and Tools di Control Panel dan mencari tahu bagaimana meningkatkan performa PC.

Melihat skor WEI yang ditampilkan di situ terlihat jelas bahwa base score dipengaruhi oleh skor memory yang merupakan skor terendah. Untuk meningkatkan performa, maka cara yang bisa dilakukan adalah menambah memory atau mengganti dengan memori yang lebih cepat. Dengan mengklik View and print details diketahui bahwa PC hanya mempunyai RAM 512 MB. Ini menunjukkan bahwa rendahnya skor memory dikarenakan kurangnya memory. Terakhir adalah cek apakah PC mendukung penambahan memory dan kemudian upgrade.

Contoh lain, misalnya Anda baru saja membeli game. Game bisa dijalankan pada PC tapi suka tersendat-sendat karena kurangnya performa PC. Anda memutuskan untuk melihat skor WEI dengan masuk ke Performance Information and Tools pada Control Panel.

Melihat skornya, jelas terlihat bahwa video card PC perlu di-upgrade. Anda pergi ke toko komputer dan membeli video card dengan tanda subscore 5.0 atau lebih tinggi pada kemasannya. Setelah melakukan upgrade, grafik game berjalan lebih lancer dan Anda bisa melihat efek pencahayaan lainnya. Pada waktu melihat skor WEI setelah upgrade, skornya telah berubah dari 3,0 menjadi 5,1. Dan ternyata, base score yang baru sekarang dipengaruhi oleh subscore primary harddisk, yang sekarang merupakan subscore terendah.

Pada kedua contoh yang kita ilustrasikan di atas Anda melakukan upgrade sendiri, di mana Anda melihat, memilih dan memasang sendiri komponen hardware yang hendak di-upgrade. Sebenarnya, Anda juga bisa upgrade secara langsung dari pabrikan PC. Beberapa pabrikan PC tertentu menyediakan upgrade ini.

Perhatikan di bagian bawah Performance and Information Tool. Jika pabrikan PC Anda menyediakan upgrade, di sebelah logo pabrikan, Anda akan melihat link untuk meningkatkan skor WEI seperti “View ways to increase your rating”. Pada waktu diklik, Anda akan diarahkan ke situs web pabrikan yang menyediakan beberapa pilihan upgrade. Pilih komponen yang Andainginkan dan kemudian Anda bisa mengirim PC ke pabrikan atau melakukan upgrade sendiri.

WEI Pada Waktu Membeli Software

Mengetahui base score PC Anda pada waktu membeli software sangatlah berguna. Dengannya, Anda bisa mengetahui apakah software yang hendak dibeli akan berjalan dengan baik pada PC Anda. Microsoft bekerja sama dengan vendor software untuk menggunakan base score dan subscore sebagai kebutuhan sistem.

Untuk mengetahui apakah PC Anda bisa menjalankan suatu software, lihatlah bagian kebutuhan sistem pada kemasan produk. Skor WEI yang dianjurkan adalah base score PC yang dianjurkan oleh vendor software supaya bisa menjalankan software dengan baik. Kemasan produk bisa juga menyertakan base score WEI minimum untuk menunjukkan performa minimum yang harus dimiliki oleh PC.

Mengapa Windows Experience Index Hanya Berisi 5 Angka?

Saat ini skala Windows Experience Index memang hanya berisi 5 angka (1 untuk PC paling sederhana, 5 untuk PC paling canggih); namun, seiring dengan adanya perkembangan teknologi, skala ini akan naik ke angka yang lebih tinggi. Angka eksisting akan tetap seperti “apa adanya” (sebagai contoh, tolak ukur performa untuk 3 akan tetap sama berapa pun angka baru yang ditambahkan).

Seiring dengan perkembangan teknologi pada video card, processor, memory, dan media penyimpanan, Microsoft akan menilai bagaimana teknologi tersebut meningkatkan kemampuan PC dalam melakukan fungsi yang lebih maju dan menambahkan skala angka yang sesuai.

Diharapkan akan ada satu angka baru yang ditambahkan setiap 12-18 bulan, tapi inovasi teknologilah yang akan mempengaruhi adanya angka baru, bukan kalender.

Bagaimana Relevansi Windows Experience Index pada Laptop?

Windows Experience Index tidak menilai fitur laptop seperti umur baterai, berat, dimensi, dan seterusnya. Ia bukanlah penilaian keseluruhan atas kelayakan atau kesesuaian komputer untuk keperluan tertentu. Windows Experience Index bukanlah faktor untuk mengetahui apa yang orang butuhkan dari PC mereka.

Banyak kriteria lain yang mempengaruhi dalam peng ambilan keputusan membeli laptop, seperti umum batere, dimensi (termasuk ukuran dan berat), ukuran layar, kemampuan jaringan, tipe monitor, kemampuan untuk read/write CD atau DVD, desain, jumlah dan tipe port, dan sebagainya. Dan tentu saja harga selalu jadi pertimbangan.

LEBIH LANJUT

http://msdn2.microsoft.com/en-gb/library/ms737395.aspx

http://www.drivermax.com/driver/vista-rating/index_cpu.php

http://www.drivermax.com/driver/vista-rating/index_video.php

LEVEL BASE SCORE

Base score menunjukkan performa keseluruhan sistem Anda secara utuh, berdasarkan kemampuan bagian komputer Anda, termasuk random access memory (RAM), (CPU), harddisk, performa grafis desktop, dan grafis 3D.

Komputer dengan base score 1,0 atau 2,0, biasanya mempunyai performa yang cukup untuk melakukan sebagian besar pekerjaan komputasi biasa, seperti menjalankan aplikasi kantor dan browsing Internet. Namun, komputer dengan base score ini umumnya tidak cukup kuat untuk menjalankan Windows Aero, atau menjalankan fitur kaya multimedia yang terdapat pada Windows Vista.

Komputer dengan base score 3,0 mampu menjalankan Windows Aero dan banyak fitur dasar Windows Vista. Beberapa fitur Windows Vista yang kompleks mungkin tidak bisa dijalankan secara maksimal. Sebagai contoh, komputer dengan skor 3 bisa menampilkan theme Windows Vista pada resolusi 1280×1024, tapi tidak bisa menampilkan theme ke beberapa monitor. Atau, komputer bisa menjalankan content TV digital, tapi tidak bisa menjalankan content High Definition Television (HDTV).

Komputer dengan base score 4,0 atau 5,0 bisa menjalankan semua fitur Windows Vista secara penuh, dan mendukung tampilan grafis high-end, seperti permainan multiplayer dan 3D dan perekaman dan pemutaran content HDTV. Komputer level 5 merupakan performa komputer tertinggi pada waktu Windows Vista dirilis. Karena komputer level 6 belum ditentukan, bisa saja komputer level 5 dengan performa tertinggi bisa menjadi level 6 di masa mendatang (ini bisa terjadi jika hardware dievaluasi sebelum indeks di-update dengan kemampuan baru).

Base score 6,0 dan lebih tinggi belum ditentukan. Mereka akan ada jika saatnya tiba dan ada inovasi baru pada hardware sehingga ada kemampuan baru. Base score baru diharapkan muncul sekali dalam 12-18 bulan.

LEVEL SUBSCORE

Subscore merupakan hasil tes yang dijalankan pada RAM, CPU, harddisk, dan grafi k komputer Anda. Jika base score Anda tidak mencukupi untuk program atau fi tur Windows Vista, bisa menggunakan subscore untuk mengetahui komputer yang perlu di-upgrade. Base score merupakan indikator yang cocok untuk mengetahui performa komputer Anda secara menyeluruh, sedangkan subscore bisa membantu Anda untuk mengetahui performa bagian tertentu dari komputer Anda.

Jika komputer Anda hanya untuk aplikasi kantor, seperti pengolah kata, spreadsheet, e-mail, dan browsing Internet, maka subscore processor dan memory harus tinggi. Subscore 2,0 atau lebih tinggi pada kategori primary harddisk, graphics, dan gaming graphics biasanya sudah mencukupi.

Jika Anda menggunakan komputer untuk games atau program yang kaya grafis seperti aplikasi digital video editing atau game first-person, maka subscore memory, graphics, dan gaming graphics harus tinggi. Subscore 3,0 atau lebih tinggi pada kategori processor dan primary harddisk biasanya sudah mencukupi.

Jika Anda menggunakan komputer untuk fitur kaya multimedia, seperti merekam content HDTV, maka subscore processor, primary harddisk, dan graphics harus tinggi. Subscore 3,0 atau lebih tinggi pada kategori memory dan gaming graphics biasanya sudah mencukupi.

WINSAT

Windows Experience Index menggunakan teknologi baru bernama Windows System Assassmentg Tools (WinSAT). Tool ini menjalankan tes untuk mengetahui dan menilai performa PC. Berdasarkan data tersebut, Windows Vista “menyesuaikan” dirinya, untuk mengoptimalkan kinerja user dan fitur yang diberikan untuk fitur tersebut. Data WinSAT juga tersedia pada Win32 API supaya pengembang software bisa memanfaatkan data WinSAT untuk mengembangkan software yang optimal sesuai dengan performa sistem dan menyesuaikan dirinya.

WinSAT mengukur lima bagian penting hardware PC: grafis desktop, grafis bisnis (aplikasi Avalon) dan gaming, keluaran memory sistem, keluaran pembacaan sistem penyimpanan, dan kecepatan proses dan kemampuan CPU. Penilaian desktop grafi s berfokus pada cara jendela di desktop tampil dan bergerak. Penilaian grafis gaming berfokus pada kemampuan 3D komputer. Pada Windows Vista, kemampuan 3D komputer sangat penting untuk interface Aero dan aplikasi berbasis Avalon.

WinSAT dijalankan pada semua instalasi baru. Ia dijalankan dan ditampilkan sebagai bagian proses instalasi dan fitur default yang ditentukan. WinSAT juga bisa dijalankan dari Performance Information and Tools yang terdapat pada Control Panel atau melalui API pada waktu software diinstalasi. Ini berguna terutama pada waktu Anda menginstalasi hardware baru dan program instalasi menjalankan WinSAT untuk mendapatkan hasil terbaru.

1. BUKA TOOL

Untuk mengakses Advanced User Accounts yang tersembunyi pada Control Panel, klik tombol Start, ketik “Control Userpasswords2” pada boks Start Search, dan kemudian tekan [Enter]. Setelah melakukannya, Anda akan melihat kotak dialog UAC dan tekan OK sebagai respon. Tidak lama kemudian, Anda akan melihat Advanced User Accounts. Seperti yang Anda lihat, kotak dialog hanya berjudul User Accounts.

2. PILIH NAMA USER

Untuk mengonfigurasi otomatis logon, pilih nama user pada daftar Users for this computer, jika belum dipilih. Selanjutnya hilangkan tanda centang ([1]) pada Users must enter a user name and password to use this computer. Setelah melakukannya, Advanced User Accounts akan tampak seperti pada gambar. Untuk melanjutkan, klik OK. Sebagai langkah terakhir untuk otomatis logon, Anda akan melihat kotak dialog Automatically Log On.

3. MATIKAN PASSWORD

Seperti tampak pada gambar di atas, Anda harus mengetik password di boks Password dan Confi rm Password. Untuk menyelesaikan proses, klik OK. Untuk mengetes otomatis logon, restart komputer. Setelah melakukannya, Windows Vista akan otomatis logon dengan nama user yang Anda pilih pada langkah sebelumnya. Namun, perlu diingat bahwa melakukan otomatis logon membuat sistem Anda terbuka lebar bagi semua orang yang bisa mengakses komputer Anda. Untungnya, Anda masih bisa tetap melindungi Vista dengan password.

4. BUAT SHORTCUT KUNCI (1)

Anda bisa mengunci sistem dengan mengklik tombol Start, dan mengklik icon Lock di bagian bawah panel kanan menu Start. Anda juga bisa mengunci sistem dengan menekan [Windows]+L. Pada waktu sistem terkunci, satu-satunya cara untuk masuk lagi adalah dengan mengetik password. Namun, Anda bisa juga mengunci sistem dengan mengetik serangkaian perintah pada command line. Untuk mempermu-dah di sini kita buat shortcut. Pertama, klik kanan pada desktop dan kemudian pilih New, Shortcut untuk menjalankan Create Shortcut wizard.

5. BUAT SHORTCUT KUNCI (2)

Selanjutnya, ketik perintah berikut: rundll32.exe user32. dll, LockWorkStation ke dalam boks Type the location of the item, seperti yang tampak pada gambar. Perhatikan huruf besar pada LockWorkStation pada waktu Anda mengetik perintah—jika hurufnya tidak cocok, shortcut tidak akan berfungsi. Klik Next dan ketik “Lock It Down” pada boks Type a name for this shortcut. Selanjutnya, klik Finish. Untuk memastikan apakah bekerja dengan baik, klik ganda shortcut. Setelah memastikan shortcut bekerja dengan baik, Anda bisa memasukkannya ke folder Startup.

6. MASUKKAN KE STARTUP

Seret dari desktop dan arahkan ke tombol Start. Pada waktu menu Start terbuka, arahkan ke All Programs dan kemudian arahkan ke folder Startup sampai terbuka. Akhirnya, jatuhkan shortcut ke dalam folder Startup. Sekarang pada waktu Anda menyalakan atau me-reboot sistem, Windows Vista akan otomatis logon dengan account Anda dan kemudian segera menampilkan layar Welcome yang menandakan bahwa system dalam keadaan terkunci. Namun, semua program startup Anda yang lain tetap dijalankan secara background.

OTOMATIS LOGON

Melakukan otomatis logon pada dasarnya hanyalah memilih nama Anda pada kotak dialog User Accounts dan menghilangkan tanda centang ([1]) pada Users must enter a user name and password to use this computer. Namun, ini hanya bisa dilakukan pada setting “home”, di mana hanya Anda satu-satunya orang yang menggunakan komputer Anda. Cara yang kita lakukan tidak bisa dilakukan pada komputer Windows Vista yang terhubung ke domain. Perlu diingat bahwa melakukan otomatis logon memang bukan merupakan tindakan yang bijaksana. Meskipun itu membuat Anda nyaman, komputer Anda sudah pasti bisa diakses oleh orang lain yang kebetulan menyalakannya. Untungnya, Anda masih bisa otomatis logon ke Windows Vista dan tetap melindungi sistem dengan password. Dengan cara ini, Anda bisa menyalakan kom-puter dan mengambil secangkir kopi. Pada waktu Anda kembali, sistem telah logon, menjalankan semua program startup, dan siap Anda gunakan untuk bekerja. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengetik password.

Tentunya anda telah lama mendengar akan segera beredarnya sistem operasi baru dari Microsoft, WINDOWS VISTA. Walaupun saat ini telah banyak beredar di pasaran Windows Vista Beta 2 dan Windows Vista full realese ( bajakan tentunya ). Dari pengalaman saya pribadi. Untuk masalah tampilan Vista bisa dibilang sebagai Jawara. Karena semua tampilan di design full 3D.


Namun disisi lain hal ini menyebabkan vista membutuhkan minimal RAM 512 megabyte dan VGA 128 Megabyte. Itupun menurut literatur yang saya baca vista yang beredar saat ini belum mewakili vista yang nantinya akan di louncing ( membutuhkan spesifikasi yang lebih tinggi ). Bagi para teknisi berbahagialah anda karena didalam Vista 80% perangkat komputer sudah plug&play khususnya printer. jadi driver tidak dibutuhkan lagi ( namun ada sebagian mainboard yang belum mensuport teknologi vista ).


Selain itu vista juga memiliki beberapa keistimewaan lagi selain tingkat security yang okey punya dan vista juga bisa memilah-milah program sesuai keinginan kita. Sebagai contoh dalam dunia game terdapat beberapa jenis game, maka kita dapat memilih dan memilah antara game yang layak di konsumsi semua umur dan game yang mengandung kekerasan ( diproteksi untuk anak2 ), dan lain sebagainya.

Windows Vista adalah sistem operasi terakhir yang diluncurkan Microsoft yang memanjakan konsumennya dengan berbagai fitur yang akan membuat pengguna makin betah berlama-lama di depan komputernya untuk keperluan apapun. Windows Vista diluncurkan dalam 6 varian ‘rasa’ dengan satu – dua edisi yang mungkin tidak tersedia di suatu wilayah tertentu. Dari yang paling ’sederhana’ yaitu Windows Vista Starter yang tidak tersedia di Amerika hingga Windows Vista Ultimate yang menjadi edisi terlengkap dari semua keluarga Vista. Diantara Starter dan Ultimate terdapat Vista Home Basic, Vista Home Premium, Vista Business, dan Vista Enterprise yang dijual dalam bentuk OLP (Open License Product).


Apa bedanya dengan Windows Sebelumnya

Setup Windows Vista yang dikemas dalam keping DVD telah menyertakan format Windows Imaging (WIM), dimana biasanya hanya berbentuk CD.Nah, kelebihan Windows Vista adalah mencari slusi sendiri dalam menentukan edisi mana yang didukung oleh spesifikasi komputer kita, karena Cnet bekerja sama dengan System Requirement Labs menyediakan tool untuk menganalisa sistem computer kita secara otomatis.


Cara Aman Upgrade Windows XP menjadi Windows Vista

Pengalamanku dimana sistem operasi komputerku Windows XP SP-2 dengan aplikasi program yang dikenal dengan Windows XP, untuk diupgrade menjadi Windows Vista adalah aplikasi-nya hanya jalan pada Windows XP sedangkan aplikasi tidak bisa jalan pada Windows Vista. Adapun solusinya adalah saya membiarkan Windows XP lama saya dan menginstal Windows Vista menjadi dual boot dengan melakukan clean installation, sehingga aplikasi dan data lama yang ada tidak terganggu lagi.

Proses instalasi yang telah dicoba untuk 2 komputer adalah memakan waktu sekitar 20 menit hingga 1 jam, tergantung spesifikasi hardware komputer. Proses instalasi Vista tergolong otomatis dengan terlebih dahulu meng-copy WIM pada drive lokasi Vista. Selama proses instalasi, Vista akan mengisi driver yang dibutuhkan serta akan mengambil driver tambahan yang dibutuhkan dari database Microsoft. Dapat diasumsikan, untuk keperluan tersebut proses instalasi ini membutuhkan koneksi internet.

Seperti biasa, di akhir proses instalasi Anda akan diminta memasukkan data-data seperti negara/region, waktu, mata uang, dan layout keyboard yang Anda inginkan. Dilanjutkan dengan Username, User Icon, dan password. Kemudian Anda dapat memilih wallpaper dan security setting. Kemudian Windows akan mengecek kinerja komputer Anda dengan 5 skala skor.


Yang menarik, pada Vista terdapat tone musik yang yang terdengar lebih ringan dan berkelas. Dan yang baru pada Vista adalah Welcome Center pada desktop yang yang menampilkan FAQ semacam How do you configure your printer dan sebagainya.

Start Menu pada Vista tampil lebih cantik dan elegan. Ini adalah pemandangan yang indah bagi Anda yang selama ini bosan dengan Start Menu Windows yang tidak banyak mengalami perubahan. Yang paling mencolok adalah dimasukkannya kolom untuk search pada Start Menu ini. Sangat praktis. Anda dapat langsung mengetikkan keyword pencarian disini tanpa perlu membuka window Search.


Kelebihan lainnya yang sangat terasa adalah tampilan 3 D yang canggih berkat Aero, penambahan fitur yang banyak, sedikit terjadi system-crash dibanding pada Windows XP dan memberikan keleluasaan lebih kepada pengguna dengan Built-in Support Option.

Adapun kekurangan yang saya rasakan adalah fitur canggihnya hanya bekerja optimal pada lingkungan Windows, belum adanya software yang secara eksklusif mendukung dan bersinergi dengan fitur-fitur Vista dan varian yang membingungkan apa yang harus digunakan.

Persyaratan teknis CPU dengan spesifikasi minimal adalah Processor 800 MHz, Memory 512 mb, VGA (Video Graphics Adapter) card 64 Mb, Harddisk 40 Gb (minimum 15 Gb free space) Bila akan memanfaatkan fasilitas 3-D Aero Glass (3D dan animasi untuk tampilan desktop, optional) maka akan dibutuhkan adalah Processor minimum 1 GHz, Memory minimum 1 GB, dan VGA minimum 128 Mb dengan DirectX9 support.

Demikian opini yang dapat saya buat, semoga opini saya ini bermanfaat bagi para pembaca

Saya penggemar berat Windows XP (dulu…!). Ketika tahun 2006, Windows Vista telah diluncurkan ke pasaran, saya mendapat CD gratis dari majalah komputer bulanan yang sering saya beli.

Singkat cerita saya coba install di komputer kesayangan saya di kantor. WAW… ternyata apa yang terjadi???? Tampilannya keren sih…! Tapi Intel Pentium 4, 2Ghz, dengan memory 512MB yang merupakan komputer kesayangan saya, tidak banyak berkutik untuk menjalankan aplikasi Windows Vista ini. Prosesnya lambat (Kalau boleh hiperbola… Sungguh lama banget sekali… he..he..)

Ternyata setelah tanya ke temen-temen, setidaknya processornya harus yang dual core, dan minimal memory 1GHz. WAW…. ternyata butuh spec yang gede juga yah…! Itu Fakta pertama. Saya rasa semua orang pasti mengalaminya.

Fakta kedua, di salah satu majalah bisnis, serta di situs kompas ditulis bahwa pada akhir Januari 2008 Windows XP, tidak dipasarkan lagi. Secara otomatis VISTA muncul sebagai penggantinya. Para produsen PC seperti DELL, IBM, TOSHIBA, dll tidak lagi bisa membeli lisensi OEM Windows XP untuk diinstall di produknya.

Yang saya khawatirkan adalah, jika sebuah perusahaan atau perorangan ingin punya Operating System Windows, tentu ia harus pakai Windows Vista kan!, yang berarti dia / perusahaan tersebut harus mempunyai komputer yang memiliki spec. yang tinggi.

Dengan membeli Windows Vista yang asli saja, mungkin gaji sebulan kita sudah habis, apalagi membeli komputer dengan spec yang tinggi. Lalu apakah solusinya? Apakah kita akan tetap MEMBAJAK??? Walaupun begitu kita harus tetap mengupgrade PC kita..!

Ataukah ada solusi lain????

Mungkin beberapa opini saya yang lain dapat membantu Anda menemukan solusi mana yang tepat :

- ^_^ StabiL – KereN – GratiS. Kenapa pilih yang Mahal dan Labil?

- - ^_^ LINUX – Perubahan pasti terjadi. Sudah siapkah Anda?

Dilihat dari perkembangan sistem operasi (operating system, OS), sejak dikeluarkannya OS keluarga Microsoft Windows baik desktop, client, maupun server, sebenanya hanya ada tiga sistem operasi yang cukup membedakan di antara keluarga OS tersebut. Yaitu sistem operasi untuk rumahan atau desktop, sistem operasi client, dan sistem operasi untuk jaringan.

Sistem operasi ini memiliki beberapa fitur spesifik terkait desain grafis dan animasi, pengaturan dokumen bisnis, dan kemudahan berinteraksi dengan para pelaku bisnis lainnya. Interface baru yang disebut dengan Windows Aero akan memberikan pengalaman desktop berkinerja tinggi. Dalam hal ini, Microsoft menghadirkan tampilan profesional, desain transparan dengan efek-efek halus seperti refleksi dinamis, animasi yang halus dengan fitur-fitur navigasi 3D desktop Windows Flip and Flip

Untuk mendukung kinerjanya, sistem ini memiliki beberapa fitur khusus seperti Windows Bitlocker Drive Encryption. Fitur ini berfungsi untuk melindungi data dan properti intelektual dari pihak lain apabila komputer tersebut hilang.

Implementasi Virtual PC Express yang dimasukkan ke dalam peranti ini memungkinkan aplikasi turunan untuk dapat berjalan pada sistem operasi Windows turunan tanpa mengalami perubahan dalam lingkungan virtual Windows Vista. Sementara subsistem untuk aplikasi berbasis Unix membuat pengguna untuk menjalankan aplikasi Unix tanpa harus melakukan perubahan apa pun pada PC berbasis Windows Vista.

Halaman Berikutnya »