VIRUS KOMPUTER


Gara-gara 2 artikel yang telah ku muat tentang program pembuat virus menjadikan begitu banyak permintaan tuk software tersebut, walo tuk komentar tlah ku tutup tuk artikel tersebut, ternyata masih banyak juga yang kasih komentar walo di lain topik.

Sebenarnya kalou mau mencari banyak sekali jawaban untuk masalah ini. Berikut ini saya berikan salah satu situs yang menyediakan bermacam-macam database source kode virus. Dari contoh source kode virus 0 sampai Z ada di situs ini. Kita tinggal mengambil dan mempelajari script source code virus tersebut.

Virus Source Code Database :: VSCDB

Lumayan banyak tipenya, mau bahasa asm, c, vb atau lainnya ada contohnya. namun hati-hati, resiko ditanggung anda sendiri. Berikut ini pesen dari situs tersebut.

*** WARNING ***

The Virus Source Code Database (VSCDB) is for information purposes only, for researchers and computer virus or programming enthusiasts. No warranty is given or to be implied for any software listings contained herein. You take full responsibility for any damages caused by compiling, running, or sharing this information. Be aware that running any malicious code on another’s computer or computer network might be a criminal act. Use at your own risk!

Sumber: http://www.totallygeek.com/vscdb

A computer virus is a computer program that can copy itself and infect a computer without permission or knowledge of the user. The term “virus” is also commonly used, albeit erroneously, to refer to many different types of malware programs. The original virus may modify the copies, or the copies may modify themselves, as occurs in a metamorphic virus. A virus can only spread from one computer to another when its host is taken to the uninfected computer, for instance by a user sending it over a network or the Internet, or by carrying it on a removable medium such as a floppy disk, CD, or USB drive. Meanwhile viruses can spread to other computers by infecting files on a network file system or a file system that is accessed by another computer. Viruses are sometimes confused with computer worms and Trojan horses. A worm can spread itself to other computers without needing to be transferred as part of a host, and a Trojan horse is a file that appears harmless. Both worms and Trojans will cause harm to computers when executed.

Most personal computers are now connected to the Internet and to local area networks, facilitating the spread of malicious code. Today’s viruses may also take advantage of network services such as the World Wide Web, e-mail, Instant Messaging and file sharing systems to spread, blurring the line between viruses and worms. Furthermore, some sources use an alternative terminology in which a virus is any form of self-replicating malware.

Some viruses are programmed to damage the computer by damaging programs, deleting files, or reformatting the hard disk. Others are not designed to do any damage, but simply replicate themselves and perhaps make their presence known by presenting text, video, or audio messages. Even these benign viruses can create problems for the computer user. They typically take up computer memory used by legitimate programs. As a result, they often cause erratic behavior and can result in system crashes. In addition, many viruses are bug-ridden, and these bugs may lead to system crashes and data loss.

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Servicepack 1, Windows XP Servicepack 2) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.

Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah KasperSky, AVG, Norton, Norman, dan McAfie

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.