Desember 2008


1.Mode Access Point pada WLAN
a.Root Mode
rood-mode
b.Bridge Mode
bridge-mode
Access point layaknya seperti jembatan wireless. Jembatan ini digunakan untuk dua link atau lebih segment wired bersama-sama dengan wireles.
c.Repeater Mode
repeater-mode
Access point mempunyai kemampuan untuk menyediakan up stream link wireless menjadi jaringan kabel seperti normalnya saluran kabel.
2.Ortogonal Chanel Set
Channel set adalah sebuah set channel yang mempunyai jarak frekuensi yang cukup agar beberapa sambungan radio dapat ber operasi tanpa saling mengganggu.
1. Tiga Orthogonal Channel Set yaitu
3-ortogonal
2.412 GHz channel 1
2.437 GHz channel 6
2.462 GHz channel 11
Ketiganya berbasis pada peralatan Amerika Serikat, mempunyai jarak antar Orthogonal Channel yang baik sehingga tidak saling menggangu
2. Empat Orthogonal Channel Set, yaitu:
4-ortogonal
2.412 GHz channel 1
2.432 GHz channel 5
2.552 GHz channel 9
2.572 GHz channel 13
Empat Orthogonal Channel Set sangat baik untuk daerah yang padat pengguna WLANnya, akan tetapi tidak cukup jarak antar orthogonal channel, bahkan agak sedikit overlap di ujung masing-masing

Jika foto Anda kebanyakan berbentuk persegi panjang saja, namun pada praktik kali ini kami mengajak Anda untuk membuat bentuk foto yang lain. Berikut ini cara pembuatannya:

1. Buka Foto Anda
Langkah pertama adalah membuka foto yang ingin Anda modifikasi. Anda dapat menggunakan foto apa saja, baik foto pemandangan, foto manusia, foto binatang, dan banyak lagi. Pada praktik kali ini kami menggunakan foto manusia dan akan membentuknya menjadi sebuah foto berbentuk hati. Bukalah foto Anda dengan cara mengklik meni File|Open… Carilah foto yang Anda inginkan dan klik Open setelah ditemukan, maka foto Anda akan terbuka. Selanjutnya lakukanlah klik ganda pada thumbnail di tab Layers, maka foto Anda akan menjadi sebuah Layer baru bernomor Layer 0.

2. Buat Bentuk Spesifik
Langkah selanjutnya adalah membuat sebuah bentuk spesifik untuk dijadikan sebagai cetakan bagi foto asli Anda. Untuk membuat sebuah cetakan bagi foto Anda, gunakanlah Custom Shape Tool *. Setelah Anda mengklik tool tersebut, aturlah bentuk atau Shape apa yang Anda inginkan. Opsi pengaturan ada di toolbar bagian atas. Kami menggunakan bentuk hati untuk dijadikan cetakan. Buatlah bentuk hati di kanvas Anda dengan mengklik dan drag kursor, maka sebuah layer baru akan terbentuk. Setelah itu, atur posisinya agar dapat mengambil apa yang diperlukan. Setelah selesai, Anda akan melihat bentuk hati ini akan menutupi foto aslinya.

3. Cetak Bentuk Baru
Langkah berikutnya adalah menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dan meninggalkan bentuk yang diinginkan saja. Untuk itu, bualah seleksi terhadap bentuk spesifik tersebut dengan menekan tombol CTRL dam klik layer bentuk spesifik tersebut, Anda akan mendapatkan bentuk spesifik tadi terseleksi seluruhnya. Sekarang tekan tombol CTRL + Shift + I maka area seleksi akan berbalik menjadi pada area yang tidak diinginkan. Selanjutnya klik layer foto asli dan tekanlah tombol Del dua kali Anda akan mendapatkan foto Anda telah berbentuk hati namun masih tertutup layer cetakannya. Untuk itu, buanglah layer cetakannya dengan mengklik dan drag layer tersebut ke icon *.

4. Beri Efek Drop Shadow
Setelah foto Anda berubah bentuk, langkah-langkah berikutnya hanyalah finishing touch saja agar bentuk hati tampak lebih hidup. Untuk finishing touch yang pertama adalah memberikan efek drop shadow pada bentuk hati ini. Caranya, klik gandalah thumbnail layer gambar tersebut, maka akan keluar sebuah menu pengaturan Layer style. Pada menu Layer style centanglah opsi Drop Shadow, maka Anda akan mendapatkan menu pengaturannya di sebelah kanan. Aturlah parameter Opacity menjadi 100%, Angle menjadi 122o, Distance 12px, Spread 10%, dan Size 10px. Setelah selesai, Anda akan mendapatkan efek Drop shadow yang cantik, namun Anda bisa berkreasi banyak sesuai keinginan.

5. Beri Efek Inner Glow
Setelah drop shadow, efek selanjutnya adalah inner glow. Untuk mengaturnya Anda jangan tutup dulu menu Layer Style. Kemudian pada menu layer style tersebut centang opsi Inner glow, maka pada bagian kanannya Anda akan menemukan menu pengaturannya lagi. Aturlah parameter Opacity sebesar 75%, Size sebesar 90 px dan aturlah warnanya menjadi warna merah muda. Namun untuk pemilihan warna, Anda bebas menentukan warna apa yang disukai sesuai kreasi. Setelah selesai Anda akan mendapatkan sebuah aura berwarna dalam foto hati Anda.

6. Beri Efek Stroke
Efek terakhir yang harus diberikan adalah efek stroke yang akan menambahkan sebuah garis di sepanjang tepi dari foto berbentuk hati Anda. Cara mengaturnya masih sama seperti kedua efek di atas, yaitu melalui menu Layer Style dan mencentang opsi Stroke yang berada paling bawah. Aturlah parameter dalam menu stroke ini, aturlah nilai Size menjadi 1 px, Position Outside, Blend mode Normal, dan warna garis tepi sesuai dengan selera Anda. Dalam praktik ini, kami menggunakan warna ungu untuk memperkuat kesan warna hati yang sebenarnya. Setelah semuanya selesai klik tombol OK, maka Anda akan keluar dari menu Layer Style.

7. Foto Anda Bentuk Baru
Setelah semuanya selesai, Anda sudah mendapatkan foto Anda menjadi berbeda penampilannya dengan bentuknya yang baru. Sangat menarik dan sangat mudah untuk dibuat, bukan? Anda tidak perlu hanya terpaku pada pengaturan dan bentuk yang telah kami lakukan pada praktik ini, Anda bebas berkreasi dengan bentuk-bentuk lain sesukanya. Pasti tidak akan susah untuk mendapatkan efek ini dalam bentuk yang lebih cantik dan mengagumkan lainnya. Selamat mencoba!

di cuplik dari Hayri

Harddisk Anda dipenuhi oleh segalam macam file yang tidak perlu. Kita lihat bagaimana mengembalikan Windows sehat seperti semula.

1. Lihat Properties Harddisk
Bagi semua pemilik PC, maintenance secara reguler sangat penting untuk memastikan sistem berjalan dengan lancar. Menjaga supaya bersih dari sampah tidak hanya memperbanyak ruang harddisk yang tersisa, tetapi juga membantu Anda dalam menjaga kinerja supaya tetap tinggi. Dalam penggunaaan sehari-hari, file terus-menerus dimasukkan ke harddisk Anda. Dengan menggunakan tool pada Windows XP dan aplikasi pihak ketiga Anda bisa mendapatkan kembali kinerja yang pernah Anda rasakan. Sebelum mulai, buka My Computer, klik kanan harddisk utama dan pilih Properties.

2. Jalankan Disk Cleanup
Catat berapa banyak ruang yang tersisa dan bandingkan dengan angka yang didapat setelah Anda melakukan pekerjaan ini. Pertama gunakan tool Disk Cleanup, yang bisa Anda temukan di Start, All Programs, Accessories, System Tools. Sebuah kotak dialog akan muncul dan Anda akan diminta untuk memilih drive yang ingin dibersihkan (biasanya drive C). Anda harus menunggu beberapa waktu sampai harddisk selesai diperiksa dan jumlah ruang yang bisa dibersihkan dihitung. Selesai analisis Disk Cleanup akan menampilkan file yang bisa dihapus dan ruang yang didapat.

3. Pilih Lokasi
Anda akan melihat daftar lokasi harddisk, yang beberapa di antaranya sulit untuk dilacak secara manual. Di bawah ‘Files to delete’ Anda akan melihat berapa sebenarnya penghematan yang bisa dilakukan, sebagai contoh Downloaded Program Files, Temporary Internet Files dan Recycle Bin. Salah satu yang menyumbangkan penghematan terbesar adalah ‘Compress old files’. Pada waktu Anda melihat Temporary Files, nilai yang ditampilkan bukanlah angka yang sebenarnya dari jumlah file temporer  ada sistem Anda. Ia hanya akan menunjukkan file yang tidak dimodifikasi lebih dari seminggu. Anda harus melakukan cara manual untuk membersihkan sisanya.

4. Buka Tab More Options
Tab More Options pada tool Disk Cleanup menyediakan tiga tool yang bisa Anda gunakan untuk membebaskan lebih banyak ruang harddisk. Paling atas adalah ‘Windows components’. Di sini Anda bisa menghapus fitur dari operating system yang sedikit atau tidak digunakan. ‘Installed programs’ merupakan link ke tool Add or Remove Programs pada Control Panel, yang merupakan cara paling aman untuk menghapus aplikasi yang tidak berguna. Terakhir, klik Clean up pada System Restore untuk menghapus semua restore point yang dibuat, kecuali yang terakhir.

5. Jalankan Search
Tidak semua file temporer dicantumkan pada daftar Disk Cleanup. Itu berarti Anda harus menggunakan tool Search untuk mencari sisanya. Pada field ‘All or part of the file name’, masukkan .tmp dan cari pada drive C:. Setelah itu pilih file yang ingin Anda hapus, klik kanan dan pilih Delete. Tool Search juga bisa digunakan untuk menghapus file temporer lain, termasuk file dengan ekstension BAK, CHK, FTS, GID, JBF dan SHS. Tentu saja, bukan hanya file temporer yang perlu dihapus. File musik dan gambar yang memenuhi harddisk juga perlu.

6. Hapus File DLL
Mencari file DLL yang ingin dihapus tidaklah mudah. Anda bisa menggunakan DLL Toys International Edition untuk mencari file yang bisa dihapus. Anda bisa menginstalasinya dari http://homepage3.nifty.com/sklab/en-us/dlltoys/ . Dari Start, pilih All Programs, DLL Toys, Import Checker. Klik DLL pada bar sebelah kiri, dan kemudian pada kotak Purpose pilih ‘Search unused DLL careful’. Klik Start. Proses scan bisa memakan waktu. Setelah selesai daftar DLL yang tidak digunakan akan ditampilkan. Sebelum menghapus file, lihat apakah aman dihapus. Klik kanan file, pilih Properties, klik tab Risk untuk melihat konsekuensinya.

ilSystem Wiper
Mencari semua file yang perlu dihapus bisa menghabiskan waktu. Anda bisa mempercepat prosesnya dengan menggunakan utility ilSystem Wiper (http://iisoftware.net/index.php?clean.html). Program menghapus semua jejak yang tertinggal pada histori di dalam Windows dan aplikasinya. Di samping memantau aktivitas Internet, program juga dapat menghapus daftar file pada program Office dan Windows Media Player. Windows menyimpan file temporer pada berbagai lokasi. Pilih tab IE dan AOL untuk menghapus yang berhubungan dengan Internet. Pilih tab Windows dan lihat opsi Delete Temp. Klik Start, maka file akan dihapus.

sumber : Gunung Sarjono

Multimedia player semakin digemari. Ada yang membelinya demi gaya, hobi, maupun lantaran kebutuhan tertentu. Nama-nama besar bertarung memikat hati konsumen. Pada edisi kali ini, kami mencoba membandingkan dua vendor besar yang telah eksis dalam dunia gadget: iPod dan Archos.

Dengan fungsinya yang mobile, kedua vendor tersebut bertarung ketat. Mobilitas mensyaratkan kenyamanan tingkat tinggi bagi penggunanya. Nah, baca lebih lanjut.

Archos Gmini 402 Camcorder
Teknologi: Format file-file audio yang dapat dijalankannya, yaitu mp3, wma, dan wav.
Tampilannya dapat diubah berdasarkan artis, album, jenis musik, tahun pembuatan lagu,
dan lain-lain. Jika bosan memilihnya secara manual, buat playlist. Selain sebagai MP3 player, gadget ini juga dapat digunakan untuk image viewer, voice recording, text viewer, FM tuner, dan masih banyak lagi yang lainnya. File video yang dimasukkan dapat mencapai 720×480 pixel, mendekati kualitas DVD. File image yang dapat dibuka: jpeg dan bmp. Unik memang bila menemukan sebuah MP3 player memiliki fasilitas camcorder. Anda dapat menikmatinya pada Gmini. Bukan main-main, teknologi sensornya sudah menggunakan CCD dengan resolusi 1.2 Megapixel. Fungsikan juga sebagai perekam video dengan resolusi VGA dan kecepatan gerak 30 fps. Layaknya iPod, Gmini memiliki fasilitas TV-Out yang kabelnya telah disertakan pada paket penjualan. Dengan begitu, Anda dapat menyaksikan file-file gambar, video, sampai dengan bermain game di layar TV. Kelebihan lain yang juga penting adalah tersedianya fitur USB Host. Koneksi tidak lagi mesti dilakukan ke PC, tapi juga ke ponsel maupun kamera. Anda dapat menggunakan Gmini sebagai media storage berukuran 20 GB. Display-nya berukuran 2.2 inch dengan tipe TFT LCD 220×176 pixel dan kekuatan 262.000 warna. Sistem pengisian baterai dilakukan lewat adaptor. Urusan koneksi dipercayakan ke port USB 2.0 yang kompatibel dengan USB 1.1 PC dan Mac. Pemenang: Archos Gmini 402 Camcorder

Mobilitas: Pengujian yang sama dilakukan terhadap Gmini. Koneksi ke PC langsung berjalan mulus. PC dapat membaca setiap folder yang ada, sampai dengan system folder. Lalu, kami memasukkan fi le-fi le audio, video, maupun gambar. Hasilnya semua langsung dapat terbaca di Gmini. Untuk sinkronisasi, Anda dapat melakukannya dengan Windows Media Player. Tak lupa juga mencoba kamera untuk merekam foto dan video. Untuk menyaksikan hasilnya, kami menghubungkan Gmini ke TV. Menarik! Cukup mudah cara menghubungkan kedua alat ini. Semua perlengkapan yang diperlukan telah disertakan pada paket penjualan. Jika dalam perjalanan, Anda dapat melakukan pengisian baterai di mana saja selama tersedia listrik. Soal gaya, gadget yang satu ini terkesan sedikit kaku. Pemenang: Archos Gmini 402 Camcorder

Kinerja: Meski menggunakan earphone bawaan, suara yang dikeluarkan terdengar biasa-biasa saja bila dibandingkan dengan iPod. Saat menjalankan fi le video, bila dilihat dari samping, gambar akan sedikit kabur dan terlihat putih. Kameranya dapat menghasilkan gambar yang lumayan, begitupun dengan kualitas hasil video recording. Meski cuma berukuran VGA, namun tidak berjalan tersendat-sendat. Pemenang: iPod

Perkembangan virus komputer saat ini sedang ramai-ramainya. Apalagi setelah apa yang dilakukan oleh Brontok, yang dalam waktu belakangan ini menjadi sangat tenar di kalangan pengguna komputer, karena penyebarannya yang sangat hebat. Akibatnya sekarang banyak sekali virus made in lokal yang bermunculan. Salah satunya adalah virus BlueFantasy. Seperti apa sih si BlueFantasy ini?

Kemunculan virus BlueFantasy ini memang belum seheboh virus Brontok. Tapi karena Brontok jugalah, yang akhirnya memicu para programer lokal untuk berlomba-lomba memproduksi virus yang hebat. Tujuan atau maksud dari pembuat virus pun bermacam-macam, tapi yang jelas, apapun tujuan dari pembuat virus itu, yang pasti kita telah dirugikan oleh virus-virus buatan mereka.

BlueFantasy, virus made in lokal yang satu ini, memang boleh dibilang sederhana. Teknik kompresi dan enkripsi tidak terdapat pada virus ini. Walaupun begitu, virus ini juga dapat membuat kita kerepotan.

Bentuk Fisik
Virus yang dapat menginfeksi operating system berbasis Windows 9x dan XP ini menyamar sebagai dokumen Microsoft Word, karena icon yang digunakan sama seperti pada Microsoft Word. Trik ini juga pernah dilakukan oleh pendahulunya, yaitu virus Kangen/Pesin. Mungkin beberapa dari Anda pernah mengalaminya, ketika mencoba mengklik file yang Anda kira adalah file dokumen Microsoft Word, namun setelah diklik ternyata dia hanya menampilkan pesan error berupa message box dengan tulisan “….is not a valid win32 application”. Apabila itu terjadi, Anda harus memeriksa komputer Anda, karena kemungkinan komputer telah terinfeksi oleh virus BlueFantasy.

Bagaimana Ia Menginfeksi?
Virus ini dapat menyebar melalui media penyimpanan portable seperti flash disk, cd, ataupun disket. Pada saat pertama kali virus dieksekusi, ia akan segera menginfeksi komputer tersebut dengan meng-copy-kan dirinya ke beberapa direktori penting, diantaranya pada direktori System menggunakan nama Win32.com dengan attribut hidden, juga pada Desktop, My Documents, dan StartUp Folder dengan nama fi le sama seperti yang dieksekusi.

Virus ini juga cukup merepotkan. Bagaimana tidak, virus ini secara real time akan membaca direktori aktif, misalkan Anda sedang melakukan browsing direktori pada Windows Explorer, maka virus akan mencari file apa saja yang terdapat pada direktori tersebut, lalu membuat duplikat dari dirinya dengan memanfaatkan nama fi le yang ditemukannya, hanya saja ditambahkan kata-kata Backup, Shortcut to, atau Copy of, dengan ekstensi yang juga berbeda-beda, bat, com, pif, scr, atau exe.

Sementara untuk file dokumen .doc Anda, virus akan menyembunyikan file aslinya dan mengganti dengan dirinya sendiri menggunakan nama file .doc yang asli. Mungkin tidak masalah apabila pada direktori tersebut hanya terdapat 2-3 file, tapi bagaimana dengan 100 atau 1000? Kebayang kan bagaimana merepotkannya? Apabila kita coba hapus file-file virus tersebut, tidak akan berhasil, karena virus akan terus membuat duplikat atas dirinya, lagi, lagi, dan lagi.

Aktif di Memory
Virus akan selalu aktif setiap kali memulai Windows. Karena ia telah menginfeksi registry dan StartUp folder agar Windows selalu menjalankan virus ini.

Registry key yang diinfeksi adalah pada HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dengan ditambahkannya String Value dengan nama “Task Scheduler” yang berisi “Win32”. Maksud dari value tersebut mengarah kepada file copy-an dari virus, yakni Win32.com yang terdapat pada direktori System. Melalui Win32.com ini, virus akan selalu aktif di memory, dan akan selalu memonitor kegiatan Anda.

Virus juga memanfaatkan StartUp folder sebagai media untuk melakukan autorun. Dan file-file virus yang berada pada StartUp folder tersebut berasal dari setiap file virus yang Anda klik.

Apabila Anda ingin mematikan proses dari virus BlueFantasy ini dengan melakukan “End Process” dari Task Manager, juga “Tasklist” dan “Taskkill” pada Windows XP tidak dapat dilakukan karena itu semua telah diblok oleh BlueFantasy.

Apa Saja yang Dilakukannya?
Seperti halnya yang dilakukan oleh virus-virus lain, Brontok contohnya, BlueFantasy akan membaca caption dari setiap program, apabila mengandung kata-kata seperti contohnya REGIS, CONFIG, TASK, dan NORTON, maka dengan sigap BlueFantasy akan menutupnya. Ini dilakukannya agar tetap dapat melangsungkan hidupnya. Registry juga selalu menjadi sasaran empuk para virus, ini berlaku juga untuk BlueFantasy, selain menonaktifkan Registry Editor, virus ini mengubah extension information dari setiap fi le .exe dan .scr menjadi “Microsoft Word Document”.

Ini dapat Anda buktikan ketika Anda membuka Windows Explorer, dan set tampilan view menjadi Details. Anda akan melihat bahwa semua fi le executable akan bertipe sebagai “Microsoft Word Document”. Anda juga tidak akan menemukan beberapa menu pada Start Menu>Settings, karena virus ini juga menyembunyikannya.

BlueFantasy juga mengubah setting-an dari file msdos.sys, sehingga pada saat booting akan menampilan warning untuk Safe-Mode. Hanya saja Anda tidak akan bisa masuk ke Safe-Mode karena akses tombol F5, F6, atau F8 juga dinonaktifkan oleh virus ini. Tapi, ini hanya berpengaruh apabila operating system yang Anda gunakan berbasis Windows 9x.

Jangan kaget apabila pada jangka waktu mulai dari pukul 11:58:00 sampai 12:00:00 (menjelang tengah hari dan tengah malam) komputer Anda akan melakukan restart sendiri, karena ini perbuatan BlueFantasy.

Yang juga tidak kalah menarik lagi adalah, apabila Anda memiliki perangkat CD/DVD writer pada Windows XP, virus ini akan menginfeksi direktori temporary dari CD Burning tersebut, di mana direktori ini merupakan tempat menyimpan file-file sementara yang nantinya akan di-burning.

Pesan dari Pembuat Virus
Virus ini juga menciptakan file dengan nama BlueFantasy.exe dan BlueFantasy.doc pada
Desktop dan My Documents. Untuk BlueFantasy. doc attribut-nya diset sebagai Hidden, sehingga tidak terlihat.

Apabila Anda mengklik atau mengeksekusi file BlueFantasy.exe ini pada salah satu dari direktori tersebut, maka virus ini akan memanggil file BlueFantasy.doc yang ia sembunyikan tadi. Yang menarik dari file ini adalah terdapatnya lantunan syair yang dibuat oleh si empunya virus, yang sebenarnya diambil dari penggalan-penggalan judul lagu dari group band “Padi”.

Bagaimana Cara Membasminya?
Jika komputer Anda memang sudah terserang virus ini, tidak perlu khawatir. Karena kami sudah meng-update database dari PC Media Antivirus, agar dapat mengenali dan membasmi virus ini secara tuntas. Hanya saja kami sarankan agar Anda mengubah kembali semua attribut file.doc menjadi normal, karena virus ini telah mengubahnya menjadi hidden. Caranya dengan mengaktifkan terlebih dahulu opsi “Show hidden files and folders” pada tab View di Folder Options. Setelah itu klik kanan file yang dimaksud dan nonaktifkan centangan untuk hidden.

sumber : PC MEDIA